Konfrontasi Baru Maskapai Penerbangan terhadap Agen Perjalanan Online


JAKARTA- Sebuah konfrontasi sudah dikumandangkan maskapai penerbangan American Airlines (AA) terhadap agen perjalanan, yang diyakini- meskipun bukan yang pertama kali– bisa memicu perang lebih luas. Sebelum Natal 2010 lalu, maskapai penerbangan itu menarik seluruh diri dari Orbitz Travel,  agen perjalanan yang juga melayani pemesanan internet untuk penerbangan, hotel, rental mobil, kapal pesiar, paket wisata, dan lainnya. Sebelum pekan terakhir ini AA juga hilang dari Expedia.

Tak lama berselang, maskapai penerbangan Delta juga mengumumkan penerbangan mereka tidak lagi terdaftar di CheapOAir, One Travel, dan BookIt. Meski pengumuman Delta ini tidak terlalu gembar-gembor, namun semuanya merujuk kepada tren yang semakin besar.

Kejadian ini bukanlah yang pertama yang menunjukkan maskapai tidak menunjukkan sikap suka dengan situs internet. Pada September 2008, misalnya, American Airlines juga cabut dari Kayak.com, dan menghapus harga mereka dari situs pencarian harga tiket untuk beberapa saat, meskipun kembali lagi beberapa saat kemudian. Saat itu alasan yang disampaikan pihak AA adalah mereka tidak ingin Kayak menawarkan kepada pelanggan kesempatan untuk memesan harga tiket American Airlines pada situs pihak ketiga seperti Travelocity atau Orbitz. Mereka hanya ingin semua harga American Airlines ter-link langsung dan hanya kepada website American Airlines.

Langkah ini,menurut versi AA, karena keterlibatan situs pihak ketiga seperti Orbitz menerima komisi saat mereka menjual tiket pesawat. Tapi sejumlah pengamat menyebut, dengan hanya terhubung langsung dengan website AA, pelanggan berkesempatan untuk membeli barang-barang tambahan seperti asuransi perjalanan, kartu kredit, dan liburan. Ketika Anda melakukan itu, uang tambahan langsung masuk ke kantong AA. Jika Anda membeli hal yang sama melalui Orbitz, AA tentu saja tidak akan mendapatkan uang tambahan.

Tidak seperti AA atau Delta, Southwest justru tidak pernah bergabung dengan situs pemesanan internet. Mereka hanya menjual tiket penerbangan melalui website mereka. Langkah ini juga dilakukan Allegiant Air, dan mereka membanggakan sehatnya keuangan perusahaan mereka. Pertanyaannya: lalu akan bagaimana nasib agen perjalanan?

Pekan ini, AA mengeluarkan pernyataan yang berisi terimakasih kepada pelanggannya atas loyalitas yang diberikan kepada maskapai penerbangan ini, setelahperistiwa dispute dengan dua agen perjalanan Expedia dan Orbitz. AA bahkan membanggakan, sejak penarikan itu dilakukan 21 Desember lalu, mereka telah mencapai penjualan tiket yang sangat meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dan sejak 23 Desember ketika Expedia.com mulai mendiskriminasi penerbangan dan jadwal AA dengan melistingnya di deretan paling rendah pada tampilan pencarian dibandingkan dengan penerbangan lain.

Meskipun terjadi peningkatan penjualan tiket, AA menggarisbawahi perubahan penjualan tiket ke saluran lain, agen perjalanan online, seperti Priceline.com, dan arahan dari mesin metasearch, seperti Kayak.com, serta peningkatan volume di situs sendiri, AA.com.

“Capaian kami saat ini menunjukkan pilihan konsumen tetap baik dan pelanggan kami tetap memiliki ribuan pilihan untuk menjual tariff bersaing dan jadwal yang nyaman,” kata Derek DeCross, Vice President and General Sales Manager AA.

“Jadi jelas bagi kami bahwa travel online lainnya dan agen-agen perjalanan tradisional memanfaatkan kesempatan ini meraih pasar bisnis. Selain itu, kami ingin berterima kasih kepada pelanggan kami dan mitra perjalanan atas loyalitas yang terus-menerus dan dukungan mereka. Kami menghargai bisnis Anda.”

DeCross menegaskan AA berkomitmen untuk bekerja dengan semua saluran distribusi, termasuk agen perjalanan tradisional, agen perjalanan online, dan system distribusi global, untuk meraih keuntungan dengan adopsi model koneksi langsung, yang didukung Farelogix, yang memungkinkan agen perjalanan dan pelanggan mereka lebih memiliki pilihan.

Namun begitu, sejumlah kalangan telah meminta perhatian agar langkah yang ditempuh AA segera mendapat tanggapan IATA maupun asosiasi travel agent regional. David McCaig, President and COO of Association of Canadian Travel Agencies (ACTA) mengatakan perwakilan travel agency harus bicara ke publik persoalan ini, karena menurut prediksinya, aktivitas AA ini akan mendorong biaya perjalanan udara.

Menurutnya, ACTA akan mendukung kelompok agency untuk menggunakan aturan Billing and Settlement Plan (BSP).IATA untuk menghadapi AA. Dia menambahkan, semua agen dapat mempersoalkan biaya lain yang diterapkan AA atau BSP untuk penggunaan Travelport dengan dasar tidak adanya kelompok agency yang kredibel yang telah dikonsultasikan AA dengan penggunaan BSP, yang berlawanan dengan resolusi 850m IATA.

McCaig menegaskan upaya AA ini akan membuat agen perjalanan menderita.

“Jika AA menempuh jalan ini, pelanggan akan membayar lebih besar untuk perjalanan udara mulai Februari ini dan selamanya,” katanya menambahkan AA merupakan leader, namun airlines lainnya dapat mengikuti langkah membuat koneksi langsung untuk pemesanan dan mendorong agencies untuk meninggalkan Global Distribution System (atau Galileo Travelport Galileo atau Worldspan di negara lain) melalui persuasi keuangan.

“Yang jelas, agen perjalanan di seluruh dunia dan client mereka akan menderita banyak,” kata McCaig. (paip)