Kemenbudpar Diminta Responsif Hadapi Bencana


JAKARTA- Pusat Analisis Informasi Pariwisata meminta Kemenbudpar untuk memiliki sensitifitas dengan responsifitas dalam menghadapi berbagai bencana alam yang terjadi di Indonesia untuk menghindari kesan negatif yang seringkali muncul secara nasional maupun internasional terhadap citra destinasi Indonesia .

Hal itu disampaikan Direktur Pusat Analisis Informasi Pariwisata Jones Sirait menanggapi bencana alam yang terjadi di DI Yogyakarta-Jawa Tengah dan Mentawai, termasuk sejumlah peristiwa bencana lainnya yang terjadi sebelum ini.

“Meskipun skalanya lokal, namun dampaknya sudah terasa mengganggu. Jadwal penerbangan nasional dan internasional sempat terjadi simpang siur, ini mestinya bisa dijembatani supaya informasinya tertib. Belum lagi di tingkat ekonomi lokal,  banyak yang sudah mengeluh bahkan terpaksa menutup usaha,” kata Jones. Dia malah menganjurkan agar Kemenbudpar segera menyiapkan langkah cepat bagi pemulihan pariwisata DI Yogyakarta dan Jawa Tengah, apalagi di daerah ini terdapat banyak warisan dunia (world heritage), termasuk Mentawai yang dikenal sebagai surganya para surfer dunia.

Langkah-langkah itu meliputi upaya memberikan bantuan bagi para pekerja pariwisata, penyelamatan asset wisata, pemulihan usaha kecil dan menengah pariwisata, koordinasi terkait informasi pariwisata, hingga pemulihan citra destinasi ini ke publik nasional maupun internasional.

“Semua pihak terkait pariwisata jangan jadi penonton. Secara khusus Kemenbudpar jangan hanya diam saja karena ini menyangkut warisan dunia  dan citra destinasi wisata Indonesia secara menyeluruh, apalagi kami mendengar ada sejumlah event yang terpaksa ditunda. Mereka itu perlu dibantu,” kata Jones Sirait.

Pusat Analisis Informasi Pariwisata mentatat tidak responsifnya Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata dalam setiap bencana yang terjadi di Tanah Air sudah berlangsung selama enam tahun terakhir ini, termasuk dalam kasus serangan terror yang terjadi beberapa kali, sehingga mereka meminta kepada Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik untuk lebih mengambil peran agresif dan segera berbenah.

Jones menyebut, Pusat Analisis Informasi Pariwisata meminta agar Kemenbudpar membentuk Desk Bencana yang secara khusus akan bergerak memberikan masukan-masukan, mengirimkan tim perbantuan dan mengkoordinasikan berbagai informasi yang berkaitan dengan bencana kepada pihak-pihak nasional maupun internasional yang terkait pariwisata, di bawah koordinator Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Desk ini juga harus bekerja hari ke hari selama krisis itu berlangsung. Semuanya untuk memastikan tidak ada informasi yang keliru, dan sebagai bentuk tanggung jawab pariwisata kepada semua stakeholders-nya yang selama ini turut memberikan sumbangsih bagi pembangunan parisata Indonesia. (*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s