Pusat Analisis Informasi Pariwisata

Icon

Tantangan Pariwisata Indonesia 2011, Galakkan Berwisata ke Dalam Negeri

Oleh Pusat Analisis Informasi Pariwisata

JAKARTA- Singapore Tourism Board (STB), Kamis (10/2), mengumumkan jumlah kunjungan wisatawan ke Singapura yang mengalami peningkatan sekitar 20 persen, dari 9,7 juta tahun 2009 menjadi 11,6 juta orang tahun 2010. Menariknya, dari jumlah itu, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan asal Indonesia meningkat besar sekitar 32 persen dari 1.745.000 orang pada 2009 menjadi 2.305.000 orang pada tahun 2010. Peningkatan itu cukup signifikan, mengingat pada tahun 2008 ke 2009 sempat mengalami penurunan sekitar 1 persen. Read the rest of this entry »

Filed under: Bali, Bangka Belitung, Batam, Destinasi, Hotel, Jakarta, Lombok, Manado, MICE, Pemasaran, Penerbangan, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Travel Agent, , , , , , , , ,

Mencari Solusi Kisruh Pekan Raya Jakarta (3)

Oleh Jones sirait
Pusat Analisis Informasi Pariwisata

Meskipun begitu, ada beberapa persoalan yang tersisa manakala keputusan untuk menggelar tender terbuka itu dipilih oleh Pemprov DKI. Pertama, dari mana sumber pembiayaan proyek Jakarta Fair itu.  Apakah akan ada organizer yang ikut tender jika Jakarta Fair tanpa dukungan anggaran (APBD)? Tender apa namanya ini? Adakah organizer yang mau menyelenggarakan Jakarta Fair dengan biaya sendiri lalu dengan tuntutan ada imbal-balik harus menyisihkan sisa keuntungan ke pihak Pemprov DKI? Terus terang kita agak sulit untuk menebaknya, meski tentu saja boleh dicoba siapa tahu ada organizer yang nekad.

Perlu diingatkan aturan main yang berlaku universal terkait dengan bidding. 1. Owner (pemilik) event membiayai full (menyeluruh) biaya penyelenggaraan (tentu dengan keuntungan yang jatuh ke pihak owner seluruhnya atau sesuai kesepakatan (kontrak). Dalam konteks ini pihak organizer atau perusahaan organizer mengambil keuntungan dari fee atau persentase dari nilai total biaya penyelenggaraan. 2. Owner tidak mengeluarkan dana dalam arti menyerahkan sepenuhnya kepada organizer dengan ketentuan, misalnya, jika ada keuntungan ada share tertentu kepada owner. 3. Owner dan organizer berbagi modal dan sekaligus berbagi keuntungan secara bersama. Atau 4. Antara owner dan organizer membangun mekanisme lain di luar 1,2 dan 3 di atas.

Read the rest of this entry »

Filed under: Destinasi, Jakarta, MICE, , , , , , , ,

Mencari Solusi Kisruh Pekan Raya Jakarta (2)

Oleh Jones sirait
Pusat Analisis Informasi Pariwisata

Adanya upaya untuk menjadikan venue dan perusahaan organizer menjadi satu paket dalam penyelenggaraan Pekan Raya Jakarta yang kepemilikan event itu adalah pihak lain (Pemprov DKI Jakarta) pada akhirnya menyulitkan pihak Pemprov DKI Jakarta jika terjadi masalah seperti saat ini. Jika pada masa lalu memang kejadian semacam ini tidak masalah, tapi saat sekarang sudah tidak mungkin lagi dipraktikkan, antara lain karena tuntutan semangat antimonopoli atau persaingan usaha yang sehat. Sulit karena sebuah event MICE itu tidak bisa begitu saja diputus lalu sebulan kemudian digelar, tapi butuh persiapan matang.

Dari sisi industri, tidak ada satu pun yang aturan yang  melarang sebuah “pemilik” venue (convention center/ hotel/ruang pertemuan dan lainnya) memiliki sekaligus perusahaan organizer (PCO/PEO/EO). Contoh kecil, sebuah hotel atau mall, yang memiliki ruang pertemuan/pameran, misalnya, membutuhkan kepastian ruang pertemuan mereka terus diisi kegiatan, sehingga mendorong organizer/planner mereka sendiri untuk menyelenggarakan event tertentu apakah itu yang mereka ciptakan sendiri atau bekerjasama dengan pihak lain. Bahkan kita harus mendorong kreativitas para pemilik venue ini untuk jemput bola dengan menyelenggarakan event yang mereka ciptakan atau dapatkan sendiri, sehingga dengan demikian semakin banyak wisatawan (nusantara atau asing) yang dating ke Jakarta, dan semakin besar pula dampaknya bagi peningkatan industri, perdagangan, investasi dan lainnya.

Read the rest of this entry »

Filed under: Destinasi, Jakarta, MICE, , , , , , , ,

Mencari Solusi Kisruh Pekan Raya Jakarta (1)

Oleh Jones sirait
Pusat Analisis Informasi Pariwisata

Hari-hari terakhir ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan DPRD DKI Jakarta tengah disibukkan dengan perdebatan mengenai  Jakarta Fair (Pekan Raya Jakarta). Apakah Jakarta Fair akan ditenderkan secara terbuka? Apakah venue yang dipakai akan bergeser dari Jakarta International Expo (JIExpo)? Bagaimana dengan usul perubahan konsep kembali ke ”pesta rakyat” yang sepertinya ikut dijadikan alasan para penggugat? Itulah beberapa pertanyaan yang sedang mengemuka.

Dari pengamatan, pihak DPRD sepertinya sangat agresif menentang monopoli penyelenggara yang diberikan kepada PT  PT Jakarta International Expo (JIExpo). Tapi terakhir, Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Muhayat juga ikut-ikutan melempar kritik,  mengakui tidak transparannya keuangan penyelenggara (JIExpo), terbukti tidak adanya rincian soal bagi hasil dari keuntungan tahunan (deviden) yang seharusnya diperoleh Pemprov DKI Jakarta.

Read the rest of this entry »

Filed under: Destinasi, Jakarta, MICE, , , , , , , ,

Bali, Jakarta, Batam, dan Politik Ketahanan Pariwisata

Oleh Jones Sirait
Pusat Analisis Informasi Pariwisata

Ketika Jakarta mengalami kondisi instabilitas keamanan pada periode 1998-1999, jumlah wisatawan Indonesia berkunjung ke Indonesia secara nasional melorot secara signifikan dari tahun 1997, atau dari 5.185.243 orang wisatawan (1997) menjadi 4.606.416 orang (1998).  Namun begitu, selama dua tahun itu, jika di Jakarta mengalami penurunan drastis wisatawan, maka di Bali dan Batam justru terjadi relatif konstan dan malah terjadi peningkatan khususnya jika dibandingkan dengan tahun 1999.

Sebagai contoh, pada tahun 1997 jumlah kunjungan wisman yang masuk dari pintu kedatangan Soekarno-Hatta (Jakarta) dari 1.457.340 orang, melorot hingga menjadi 883.016 orang (1998) dan 819.318 orang (1999), namun untuk  Ngurah Rai (Bali) jika tahun 1997 adalah 1.293.657 orang maka tahun 1998 dan 1998 dari kondisi relatif konstan hingga menaik yaitu berturut-turut 1.246.289 dan 1.399.571 orang.  Kondisi lebih baik lagi ditunjukkan oleh Sekupang (Batam), yang pada 1997 berjumlah 1.119.238 orang menjadi 1.173.392 orang (1998) naik lagi menjadi 1.248.791 orang (1999).

Read the rest of this entry »

Filed under: Bali, Batam, Destinasi, Jakarta, Pemasaran, SDM, , , , , , , ,

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 18 other followers

Diperbolehkan untuk mengutip sebagian atau seluruh artikel dalam blog ini, dengan menyebut dan menulis link ke sumbernya. Terimakasih.

Utamakan Indonesia

Travel Blogs
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.