Pusat Analisis Informasi Pariwisata

Icon

Tantangan Pariwisata Indonesia 2011, Galakkan Berwisata ke Dalam Negeri

Oleh Pusat Analisis Informasi Pariwisata

JAKARTA- Singapore Tourism Board (STB), Kamis (10/2), mengumumkan jumlah kunjungan wisatawan ke Singapura yang mengalami peningkatan sekitar 20 persen, dari 9,7 juta tahun 2009 menjadi 11,6 juta orang tahun 2010. Menariknya, dari jumlah itu, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan asal Indonesia meningkat besar sekitar 32 persen dari 1.745.000 orang pada 2009 menjadi 2.305.000 orang pada tahun 2010. Peningkatan itu cukup signifikan, mengingat pada tahun 2008 ke 2009 sempat mengalami penurunan sekitar 1 persen. Read the rest of this entry »

Filed under: Bali, Bangka Belitung, Batam, Destinasi, Hotel, Jakarta, Lombok, Manado, MICE, Pemasaran, Penerbangan, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Travel Agent, , , , , , , , ,

Destinasi Pantai Teluk Thailand dan Pantai Timur Sumatera (2)

Oleh Pusat Analisis Informasi Pariwisata

Berdasarkan data kejadian tsunami, Indonesia setidaknya mengalami empat kejadian tsunami akibat letusan gunung berapi, dan 17 kali akibat gempa tektonik. Tsunami akibat letusan gunung berapi yang terbesar adalah akibat letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883, yang rambatan gelombangnya sampai ke pantai barat dan selatan Pulau Kalimanatan, pantai selatan Sumatera, dan pantai utara barat Jawa. Selanjutnya tsunami yang terjadi di pantai utara Nusa Tenggara Barat, di pantai selatan Nusa Teggara Timur dan Sulawesi Utara.

Sedangkan tsunami yang diakibatkan oleh gempa tektonik terjadi di pantai barat dan selatan Sumatera; empat kali di pantai timur Sumatera; enam kali di selatan pantai Jawa; lima kali terjadi di pantai Jawa; 10 kali terjadi dipantai selatan dan utara Nusa Tenggara; dua kali terjadi di pantai utara Timor; satu kali terjadi di Pantai utara dan abrat pulau Papua.

Read the rest of this entry »

Filed under: Bangka Belitung, Batam, Destinasi, Pemasaran, SDM, , , , , , ,

Destinasi Pantai Teluk Thailand dan Pantai Timur Sumatera (1)

Oleh Pusat Analisis Informasi Pariwisata

KETIKA gempa dan tsunami melanda Samudera Hindia pada 2004 lalu, Thailand mengalami pukulan keras karena sejumlah destinasi wisata penting mereka seperti Phuket, Khao Lak dan Krabi di pantai barat-selatannya dihantam tsunami. Tapi beruntunglah Thailand memiliki Teluk Thailand yang ternyata aman tsunami, seperti Pattaya, Hua Hin, Ko Chang, Ko Samui, Ko Pha Ngan,  Ko Samet, Ko Tao dan lainnya. Maka ketika pantai barat-selatan dilanda bencana, otoritas pariwisata Thailand bergerak cepat untuk menginformasikan kepada wisatawan bahwa mereka masih memiliki pantai sepanjang Teluk Thailand yang layak dan aman untuk dikunjungi.

Pasca tsunami, selain Thailand ternyata Vietnam dan Kamboja saat ini juga terus membidik pantai mereka yang ada di Teluk Thailand untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata. Kamboja terus memacu perkembangan wisata pantai Sihanoukville, Kep, dan Koh Kong, meski belum seagresif Thailand. Sementara Vietnam membidik Pulau Phu Quoc yang berada di Teluk Thailand di perbatasan dengan Kamboja. Phu Quoc memperoleh perhatian besar daripada sejumlah resort di pantai Timur dari selatan  ke utara yang berbatasan dengan China. Alasannya tentu karena posisinya yang tenang dan relatif jauh dari gonjang-ganjing bencana tsunami.

Read the rest of this entry »

Filed under: Bangka Belitung, Batam, Destinasi, , , , , , ,

Bali, Jakarta, Batam, dan Politik Ketahanan Pariwisata

Oleh Jones Sirait
Pusat Analisis Informasi Pariwisata

Ketika Jakarta mengalami kondisi instabilitas keamanan pada periode 1998-1999, jumlah wisatawan Indonesia berkunjung ke Indonesia secara nasional melorot secara signifikan dari tahun 1997, atau dari 5.185.243 orang wisatawan (1997) menjadi 4.606.416 orang (1998).  Namun begitu, selama dua tahun itu, jika di Jakarta mengalami penurunan drastis wisatawan, maka di Bali dan Batam justru terjadi relatif konstan dan malah terjadi peningkatan khususnya jika dibandingkan dengan tahun 1999.

Sebagai contoh, pada tahun 1997 jumlah kunjungan wisman yang masuk dari pintu kedatangan Soekarno-Hatta (Jakarta) dari 1.457.340 orang, melorot hingga menjadi 883.016 orang (1998) dan 819.318 orang (1999), namun untuk  Ngurah Rai (Bali) jika tahun 1997 adalah 1.293.657 orang maka tahun 1998 dan 1998 dari kondisi relatif konstan hingga menaik yaitu berturut-turut 1.246.289 dan 1.399.571 orang.  Kondisi lebih baik lagi ditunjukkan oleh Sekupang (Batam), yang pada 1997 berjumlah 1.119.238 orang menjadi 1.173.392 orang (1998) naik lagi menjadi 1.248.791 orang (1999).

Read the rest of this entry »

Filed under: Bali, Batam, Destinasi, Jakarta, Pemasaran, SDM, , , , , , , ,

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 18 other followers

Diperbolehkan untuk mengutip sebagian atau seluruh artikel dalam blog ini, dengan menyebut dan menulis link ke sumbernya. Terimakasih.

Utamakan Indonesia

Travel Blogs
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.