Pusat Analisis Informasi Pariwisata

Icon

Bagaimana Daerah Memenangkan Event MICE (1)

Oleh Jones sirait
Pusat Analisis Informasi Pariwisata

Banyak yang mengira industri konvensi (dalam konteks luas disebut industri Meeting, Incentive, Conference, Exhibition (MICE) atau meeting industry– kita perlu hati-hati dengan istilah ini, karena MICE bisa berarti empat jenis bisnis yang punya segmen berbeda) hanya terkait dengan persoalan, venue, akomodasi (hotel), transportasi, dan pemasaran. Mereka lupa satu faktor yang justru sangat penting yaitu: lobi.

Faktanya adalah semua kota (setidaknya ibukota  provinsi) di Indonesia memiliki kelayakan untuk menggelar event MICE. Memang tergantung pada skala dan ukuran pertemuan itu. Tapi, rata-ratanya, dengan perkembangan yang agresif dalam bidang perhotelan dewasa ini, semua kota itu mulai dari Aceh hingga Merauke, bisa menggelar pertemuan 250-500 orang.

Read the rest of this entry »

Filed under: Destinasi, MICE, Pemasaran

Belajar dari Keseriusan Kota-kota Dunia Mengembangkan MICE

Oleh Jones sirait
Pusat Analisis Informasi Pariwisata

Seoul, ibukota Korea Selatan menjadi kota kedua di Asia yang bisa disebut sebagai kota MICE terpenting, setelah Singapura. Tahun 2008, International Congress and Convention (ICCA) menempatkan kota ini para peringkat ke-8 setelah Stockholm (pada 2006 Seoul peringkat ke-7), sedangkan Singapura pada peringkat ke-4. Sementara berdasarkan negara, Korea Selatan menjadi peringkat ke-16 dunia.

Keberhasilan kota berpenduduk 10 juta jiwa dan merupakan kota ke-8 terbesar di dunia, memang cukup mengejutkan, karena sebelum tahun 2000 mereka masih tertinggal jauh. Tentu akan semakin mengejutkan jika obsesi kota ini yang sangat meyakinkan untuk menempatkan kota mereka melejit ke lima besar pada tahun 2012. Mungkinkah? Tentu saja, karena mereka tidak hanya bermimpi atau berpidato, tapi sangat serius dan bekerja keras dalam perencanaan dan implementasinya.

Read the rest of this entry »

Filed under: Destinasi, MICE, Pemasaran

Buruknya “Zoo” dan Pariwisata Indonesia

Oleh Pusat Analisis Informasi Pariwisata

Bagaimanapun konsepnya,  sebuah zoo (kebun binatang)  tetaplah sebuah “zoo”. Ia merupakan “etalasi” atau tempat untuk menonton binatang. Tempatnya bisa dibuat menyerupai alam asli dari koleksi binatang yang dikumpulkan dari banyak tempat atau negara. Harapannya, dari sisi pariwisata, wisatawan tak perlu harus terbang ke China jika ingin melihat panda, atau melihat sebuah harimau Sumatera di habitat aslinya di hutan Sumatera, atau orangutan di Kalimantan. Anda cukup datang ke sini: zoo.

Dengan perkembangan yang ada, misalnya, konsep zoo terbuka dengan misi konservasi eks-situ. Begitu juga fungsi lain seperti riset dan pendidikan. Dan dalam konteks pariwisata, sebuah zoo atau taman safari atau nama lain, merupakan objek wisata, dan jika ditinjau lebih luas dia juga akan menyentuh pemasaran pariwisata daerah atau negara tempat binatang itu berasal.

Read the rest of this entry »

Filed under: Destinasi, Pemasaran, SDM

Mengapa Pariwisata Kita Gagal? (2)

Oleh Jones Sirait
Pusat Analisis Informasi Pariwisata

Serge Tchuruk, CEO Alcatel Alsthom dan Percy Barnevik, dari Asea Brown Bovery Ltd (ABB), saya kira dua diantara banyak CEO yang ”berperang” dengan lingkungannya – dan dirinya – untuk mendorong terjadinya sebuah reformasi.

Serge Tchuruk berada pada posisi sulit ketika dia berupaya untuk menyelamatkan perusahaan Perancis, Alcatel Alsthom ini dari kerugian akibat pemborosan pembayaran, dan ia tahu risikonya manakala dia tak melakukan perubahan radikal, meskipun ia tahu bahwa tidak semua senang dengan langkah itu. Tapi, ia tak perduli. Ia tetap melakukan restrukturisasi globalisasi struktur organisasi dan mengadaptasi budaya (culture) perusahaan menjadi lebih berorientasi pasar atau fokus ke konsumen, termasuk melakukan evolusi dari “engineering culture” ke “business culture”, yang keseluruhannya menjadi “culture of Alcatel” baru. Dan, atas kesadaran dan keberanian ini, dia bisa memberikan keuntungan bagi Alcatel Alsthom, yang berarti juga keuntungan bagi pihak-pihak yang menentangnya.

Read the rest of this entry »

Filed under: Destinasi, MICE, Pemasaran, SDM

Mengapa Pariwisata Kita Gagal? (1)

Oleh Jones Sirait
Pusat Analisis Informasi Pariwisata

If you don’t like your result, change your approach, begitu nasihat Burke Hedges penulis “Who Stole the American Dream”. Tapi, berapakah diantara kita yang benar-benar ingin berubah dengan kesadaran 100 persen. untuk kebaikan bersama, meskipun hal itu sulit dan menyakitkan? Ada, tapi mungkin tak banyak, selebihnya adalah tetap menghendaki status quo.Perubahan agaknya lebih enak dipandangi dari jauh, dan sama sekali tak suka untuk menyentuhnya.

Penyakit ini, saya kira, telah melanda dunia pariwisata kita. Saya ingin mengatakan bahwa hal ini memang telah menjadi kecemasan saya di tengah euphoria reformasi sepanjang dekade ini: saat semua mencoba untuk mereformasi diri, pariwisata kita agaknya telah luput (atau enggan) mereformasi dirinya.

Read the rest of this entry »

Filed under: Destinasi, MICE, Pemasaran, SDM

Enter your email address to follow this blog and receive notifications of new posts by email.

Join 18 other followers

Diperbolehkan untuk mengutip sebagian atau seluruh artikel dalam blog ini, dengan menyebut dan menulis link ke sumbernya. Terimakasih.

Utamakan Indonesia

Travel Blogs
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.